Sepi mencekam, kala kelam semakin angkuhnya menelan kepekatan malam. Sepintas lalu terdengar suara rumpun bambu riuh memuji alam. Angin berenang-renang di atas hamparan gora yang menguning. Gonggong pun ikut menyumbangkan suaranya yang merdu. Namun cekikan bocah bermain petak umpat tak pernah terdengar. Musnah tertelan gelombang kepekatan sunyi. Aku duduk di sudut sepi. Di bawah langit, [...]
Filed under: CERITA PENDEK | Ditandai: CERPEN | 1 Komentar »
